Sugar Baby

“ih coba liat deh, itu om-om kok ganteng juga ya?”,

“Secara stamina sih boleh kendor, asal duitnya jangan ikut kendorr! Hiahiahiah sssttt”

Begitulah obrolan Mba-mba seksong yang sedang bergunjing bersama temannya di coffe shop sebuah Mall ternama di Jakarta.

Sebelumnya Maaf ya kalo foto ilustrasinya jadi Sugar Baby bukan “Sugar Baby”, walaupun keduanya memang ga beda jauh, sama-sama menggemaskan dan suka merengek manja. Nah bedanya yang satunya itu suka bikin tegang. Tegang pikiran maksudnya, ehe ehe.

Fenomena Sugar Baby belakangan ini sudah terdengar dimana-mana, apalagi di kota-kota besar.

Jadi jangan gampang percaya deh kalo tiba-tiba temen cewekmu itu bisa liburan ke LAS VEGAS dengan kedok hasil jerih payah usaha LAS BESI! Wahahaha sudah pasti dia NGELAS yang lain yakan!

Oke, pertanyaannya, Kenapa banyak perempuan yang Jadi “Tukang LAS”?

Mungkin semuanya berawal dari kompleksnya kebutuhan manusia jaman sekarang yang ga cuma butuh makan dan minum doang. Rasanya iPhone X lebih menggiurkan dibandingkan kebutuhan minum gratis selama sebulan. Anak sekarang mah mending beli iPhone X walaupun minumnya cuma air kran!

Lagipula rasanya jaman sekarang profesi pilot, polwan, bankir, akuntan sudah tidak semegah dahulu. Ada banyak lho anak-anak kecil yang membanting impiannya menjadi pilot setelah melihat Youtuber idolanya beraksi dan menyajikan drama yang menguras air mata.

Atau jangan-jangan gadis belia jaman sekarang ada yang punya cita-cita jadi Sugar Baby kali ya? Mengingat menjadi Bankir, designer, arsitek dan dokter adalah cita-cita yang sulit bisa memanen rupiah (dengan cepat) untuk membeli iPhone X? (Btw kenapa ilustrasinya harus iPhone X terus ya? Wkwkwk)

Nah aku kasih ilustrasi deh. Jadi di sebuah sekolah ada siswi yang ditanya sama gurunya, “Putri besok kalo dah gede mau jadi apa?”

Dengan polos tanpa dosa si Putri pun menjawab, “Mau jadi Sugar Baby Bu!”

“What the f*ck?”, respon Bu Guru langsung meriang pingsan setelah minum panadol 4 kg.

Kenapa ya perempuan kok bisa-bisanya menukar harga dirinya yang aduhai itu kepada para pria hidung belang yang sudah berumur itu? Dimana harga dirimu nak?

“Harga diri saya lebih murah dibandingkan harga iPhone X om hihihi!”, kata Putri sambil menggoda

“Wah emang rate kamu berapa sih? Kok om jadi penasaran ya? Sini-sini om coba Wahahahaha” AMIT AMIT!

Emang sih ada yang bilang : Duit 10 juta CASH yang bisa kita dapatkan SEKARANG lebih BERGUNA ketimbang duit 100 juta yang baru bisa kita dapatkan 5 tahun lagi.

Dalam artian, semua orang jaman sekarang MENDAMBAKAN EASY MONEY guys! Dan banyak orang makin MENGKINI gitu loh, mereka taunya cuma butuh duit 10 juta buat SEKARANG aja dan hari ESOK dipikir nanti aja!. Yang Kini Tetap Mengkini dan yang Nanti Biarlah Nanti adalah PRINSIP BAHLUL anak fakultas ekonomi dengan IPK 1,3 guys!.

Padahal yang namanya kebutuhan itu kan GA TERBATAS. Oleh karena itu kamu butuh pekerjaan yang sustainable yang ga cuma nyukupin kebutuhan kamu buat 2 hari kedepan.

Kamu butuh perkerjaan yang bisa nyukupin kebutuhan 2 tahun kedepan bahkan sampai 20 tahun kedepan. Dan PROFESI ITU YA BUKAN SUGAR BABY …. LONTONG!

Ih kesel deh ….

Tapi bisa sih, kalo situ jadi sugar baby yang diwarisi harta 7 turunan sama si om-om. TAPI MANA ADA NYAM NYAM! Hhhhh

Lagian apa kerennya sih jadi Sugar Baby? Udah korban perasaan, korban ena-ena yang sebetulnya enak (wahahaaha) dan belum lagi resiko macem-macemnya yakan. Karena sampai saat ini BELUM ADA PRODUK JASA ASURANSI YANG BISA Me-RECOVER RESIKO UNTUK PROFESI SUGAR BABY cuy!!

Nah loh! Kalo gitu berarti yang nanggung resikonya kan si mba baby sugar nya sendiri kan? Hmmm

Tapi yaa mau gimana lagi, yang namanya kaya beginian dari jaman baheula juga udah ada dan sampai sekarang juga masih tetap ada.

Contohnya prostitusi yang dari dulu sudah dibasmi, eh sekarang buktinya masih tetep ada aja tuh hahaha! Malah semakin merajelela seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi dan pembangunan hotel mewah dengan spring bed empuk mantul-mantul mantap betul *halah

Eh.. Tapi gimana kalau ceritanya kita putar balik. Bayangkan, ada seorang om-om tua yang sudah ditinggal istri dan dia hidup kesepian. Lalu hadirlah mba SUGAR BABY muda belia enerjik yang MENGGOYANG semangat hidup lelaki tua itu.

Apakah mba-mba sugar baby itu salah? Ataukah si om-om tua itu harus terus menerus kesepian didalam hidup sampe modar menjemputnya?

Nah loh!

“Eh by the way, Putri pengen iPhone X nih om!”, kata Putri merengek manja

“Hmm.. Boleh…, tapi kamu tau kan harus ngapain?”, jawab Om tersenyum nakal

“Jadi Tukang LAS kan om?”

Hmmm

Advertisements

One response to “Sugar Baby

  1. kampret kamu om ah 😁🤪 biar dpt asuransi suruh putri ke belanda ya om di sana kan prostitusi legal tp undang2nya jelas kan *setiap orang berhak atas tubuhnya, jadi mau jadi tukang las itu hak azazi 😁 yg penting jgn jual tubuh orang lain gitu sih on 😬

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s