Borgol Untuk Kado Pernikahan (Cerita Lucu yang Semoga Lucu)

Waktu menunjukkan jam 5 sore, aku sama Monik udah nyampe di Mall di jalan Magelang. Di jam-jam segitu keadaan Mall lagi rame-ramenya. Banyak orang pulang kerja dan sekolah memadati sudut-sudut gemerlapnya mall.

“Eh ini kan sepupuku mau married, enaknya kita kasih dia kado apa ya?”, kata Monik memulai pembicaraan kepadaku ketika kami menuju lift di basement parkiran untuk naik ke lantai satu.

“Hmm dikado apa ya? Kalo dikasih kado boneka dakocan aja gimana?”, jawabku masih melamun masih terngiang dengan tampang galak Bapaknya Monik

“Dakocan? Emang masih ada yang jual?”, kata Monik ikut berpikir juga

“Hmmm apa ya… kayanya bed cover aja deh”, kataku mengalah dan bepikir itu adalah ide yang bagus.

Akhirnya kami putuskan untuk masuk ke gerai grosir peralatan rumah tangga, kami pun mengambil trolli besar.

Ditengah area perbelanjaan yang menyediakan aneka macam barang pemuas kebutuhan, kami disudutkan dengan berbagai macam pilihan.

Akhirnya kudorong lah troli belanjaan yang besar itu mengikuti langkah kaki Monik melewati gerai-gerai ribuan produk aneka macam kebutuhan didalam supermarket itu
Hingga tak sengaja, seperti tersihir kami berdua menuju ke sebuah gerai yang menjual pernak-pernik mainan anak-anak.

Dengan tampang polosnya dan tak berdosa, Monik memegang-megang produk mainan polisi-polisian, lalu matanya langsung tertuju pada produk borgol.

“Mbak, ini ada yang ukuran XL gak?”, kata Monik kepada Mbak-mbak pramuniaga yang sedang bertugas di gerai itu.

Sontak mbak pramuniaga itu langsung melihat diriku, mungkin dalam hatinya berkata, “Ya ampun anak muda jaman sekarang baru pacaran udah main borgol-borgolan”.

Terus dengan KEPO mbak pramuniaga itu menanyakan pada Monik, “Mau buat siapa Mbak?”

“Mau buat kado pernikahan sepupu saya mbak!”

“Oh menikah muda ya?”, kata mbak pramuniaga ramah tapi nampak tidak senang dengan jawaban Monik

“Engga kok mbak, usia dia 30 tahun”

“Oh gitu ya?!”, kata mbak pramuniaga, tapi kali ini terkesan setengah tidak ramah dan menyudutkan

“Iyaaa mbaaa”, jawab Monik santai sambil mencoba-coba kunci borgol

“Hmmm tapi apa hubungannya borgol sama pernikahan ya?”, tanya mbak pramuniaga makin menggugat

“Lho kenapa gitu mbak?”

“Yaaa aneh aja gitu, masak orang nikahan dikasih kado borgol!”

“Ya gapapa kan mba, namanya juga kadoo”

“Tetep aja anehh ba….”

Aku langsung menghentikan pertikaian Monik dan mbak pramuniaga, bukan gimana-gimana ya, daripada dianggap sebagai pasangan yang kinky mending aku kasih penjelasan yang rasional, walaupun aku masih ngga ngerti maunya si Monik apa!

Langsung aja deh aku nyambar dengan diplomatis, “Gini lho mbaa, yang namanya orang baru memulai kehidupan rumah tangga kan butuh sebuah rasa aman, nah … borgol itu bagaikan simbol tentang rasa aman”

Monik pun mendukung, “NAHHH!!!”

“ihhh MANA ADA??!!”, jawab mbak pramuniaga dengan nada sinis

Monik menanggapinya dengan masa bodoh dan berkata, “Yaudah deh kita ke tempat lain ajaa, mbaknya reseee”, kata Monik sambil berjalan menjauhi gerai mainan itu

Mbak pramuniaga itu hanya menirukan perkataan Monik dengan lebih nyinyir dan bibir yang dimonyong-monyongin sewaktu kami meninggalkan gerai mainan itu.

“Udah deh, kita beli bed cover terus habis itu nonton”, kata Monik kepadaku.

“Oke Mon”, jawabku mengikuti Monik, perempuan paling absurd dimuka bumi

Masalah pun tak juga selesai. Sesampainya di gerai yang menjual perlengkapan tidur, kami pun bingung ketika memilih motif-motif bed cover yang akan dijadikan sebagai kado. “ih kalo yang ini kurang deh !!!”

Setelah beberapa lama memilih bed cover, akhirnya didapatlah bed cover berwarna merah dengan beberapa gambar lukisan sepasang sarung tinju berwarna biru.

“Busset motifnya sarung tinju begitu?…, kamu yakin??”, tanyaku menggugat

“Iya lucu kan?”, jawab Monik mantap

“Lucu darimana? Ini hadiah buat pengantin baru, nah pengantin baru itu mau mesra-mesraan bukan duel diatas … ran…jang … eh tapi bagus juga sih, angkut-angkut!”, sambungku menyadari kalau ide kado bed cover itu sepertinya cocok juga untuk pengantin muda yang bergelora

“Tuh kan, kamu tuh harus mikir out of the box¸ nyari kado tuh yang unik!”, kata Monik yang membuat dirinya makin sombong

“Hmmm … Iya..iya.. …”, sambungku datar setengah kesal mengumpat dalam hati!

Hih! Ini perempuan kayanya Mood-nya selalu naik turun nggak jelas, kadang seneng, kadang cuek, kadang jutek, hih! Bikin kesel!, udah gitu seleranya aneh lagi, terbukti sekarang dia menuju ke gerai peralatan olahraga, kali ini dia sibuk memegang-memegang beberapa bola basket.

Lalu dengang raut wajah gembira dia menatap raut wajahku yang bete, dia mengatakan sesuatu dengan nada yang optimis, “Kayanya bola basket cocok juga buat kado nikahan orang, ditaruh diatas ranjang kan lucuk!”

Lalu langsung saja aku membatin, “Iya sekalian aja dikasih kado sepeda biar kedua mempelai pengantin saling (bersepeda) diatas ranjang! ngiahahahahahahah!”, batinku kesal

“Heh! Gimana bagus kan?”, kata Monik mendepak pundakku, memecah bayang-bayang kekesalanku. Kali ini dia malah men-dribble bola basket itu diatas lantai

“Ya ampun Mon, pasangan pengantin muda tuh aktivitasnya pelukan terus tidur bareng bukan saling men … dribble bo..la.., Eh iya ya ide bagus, biar bisa saling dribble-dribble lan ..”,jawabku bodoh

“Tuh kan!, angkut deh!”, lalu dimasukkannya bola basket itu kedalam trolli

“Udah Mon? Mau ngasih kado apalagi?”, tanyaku polos

“Mmmhhh kayanya udah deh, kita jadi nonton ga nih?”, balas Monik setengah mengajak

2 responses to “Borgol Untuk Kado Pernikahan (Cerita Lucu yang Semoga Lucu)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s