Misteri Coronce & Alam Semestong

Kita semua tahu, dunia sedang dilanda wabah penyakit. Tidak ada yang diuntungkan dari bencana wabah penyakit ini. Tapi kalo boleh saya berpendapat, pihak yang paling sedikit dirugikan dari wabah ini adalah mereka yang sudah bersiap akan datangnya bencana macam ini.

Salah satunya adalah mereka, para survivalism penggiat doomsday prepper alias manusia yang sudah bersiap dengan sedemikian lebay akan datangnya hari kiamat. Mereka sudah menyiapkan tumpukan uang cash di brankas, tumpukan senjata api, tumpukan bahan makanan baik dalam wujud makanan kering, sampai kebun tanaman serba ada di belakang rumah.

Tak sampai disitu, sebagian dari mereka juga punya bunker rahasia dibawah rumah mereka. Sungguh luar biasa bukan? Ah biasa aja si sebenernyah hiahiahiak

Dunia dari dulu memang tempat yang berbahaya, setiap detik selalu saja ada sesuatu yang ingin membunuhmu. Entah itu serangan penyakit, atau bisa jadi serangan dari pesaing bisnismu, kolegamu, bahkan teman dekatmu sendiri mungkin ingin membunuhmu.

Tapi buat apa sih manusia saling membunuh? Toh manusia bakal matek dan modar dengan sendirinya disaat umurnya mentok tua nanti.

Atau ngga usah deh nunggu usia tua, lha wong kita bisa mati diusia muda dengan cara yang tak terduga kok!.

Nih ya, contohnya sewaktu kita santai naik sepeda motor terus tiba-tiba ada angin kencang dan secara tak terduga, celana dalam emak-emak di pinggir jalan itu terbang kearah wajah kita dan menutupi area mata kita,

maka yang terjadi ya olenglah motor lu tong! dan “GUBRAAAAK!!” Kamu tewas setelah nabrak jemuran emak-emak arogan.

Memang alam raya ini indah sekaligus mengerikan. Pepatah Dinasti Asa Akira pun sudah bersabda :

“Lautan memang bergelombang ganas, tapi terkadang indah bak sutera dan emas”

Didalam hidup ini memang selalu ada hal-hal yang bertentangan, seperti Tuhan yang maha baik dan mengasihi pun kenapa malah menciptakan neraka untuk menyiksa makhluknya? Kalo maha baik kenapa harus menyiksa? Sungguh aneh dan bertentangan.

Seperti juga alam semesta yang indah ternyata juga mengandung bakteri dan virus yang mematikan.

Tapi ya sudahlah, kalau alam maunya begitu ya monggo silahkan. Lagipula manusia dari dulu selalu punya akal untuk mensiasati kelicikan alam.
Kalo suhu udara disekitar tempat tinggalmu dingin, ya bangunlah rumah yang hangat, pakailah pakaian yang tebal, pake selimut, minum minuman jahe, brotowali dan jamu mbok dharmi.

Memang sih manusia jadinya rempong, tapi kan dengan begitu manusia berhasil memenangkan pertarungan dengan alam semestong yang sok baik tapi ternyata rempong ini bok!!!.

Tapi mungkin dengan adanya wabah seperti ini membuat kita semua belajar bagaimana caranya kerja dari rumah, memaksimalkan internet, berkomunikasi dengan partner kerja via internet dan mungkin suatu saat semua pekerjaan sudah bisa diatasi dari rumah melalui internet.

Lho tapi yang pekerjaannya berhubungan dengan lapangan langsung gimana dong? Bagaimana nasib pekerja di sektor Pariwisata? Gimana nasib mitra ojek online?
Hmmm, ampun! Ga bisa jawab! Pusing pala Barbie!

Tapi, mungkin inilah kesempatan manusia untuk membuat Internet sebagai tempat yang lebih nyaman lagi untuk berdagang, berkomunikasi, dan rekreasi. Tentunya lengkap dengan semua peraturan hukum bla..bla..bla.. yang tegas.

Ditahun 2040 atau dimasa depan whatever nanti, mungkin pedagang bakso bisa bikin bakso dirumah lalu menjualnya di internet dan mengirimnya ke pelanggan dengan menggunakan jasa kurir robot pengantar atau drone yang sliweran terbang kesana kemari mengantar logistik.

Mungkin sudah saatnya kita memandang internet sebagai sebuah tempat! Sebagai realitas yang didalamnya ada kota, rumah, ada penduduk, ada orang, ada jalan, museum, mall, conservatorium, city hall, warung, café dan realitas lainnya. Internet bukan sekedar dunia maya yang ngga bisa diraih dan ngga ada etikanya bla-bla-bla

Oh iya, aku ada satu kecurigaan konyol cuy!. Kenapa banyak planet diluar bumi sono permukaannya nampak kosong?, ga ada kota dan kehidupannya?

Ya karena bisa jadi para alien penghungi planet itu tinggal di underground, di kota bawah tanah atau didalam kapsul pribadi di bawah tanah mereka sendiri-sendiri. Mirip seperti lab bawah tanah yang terisolasi dari bakteri dan virus, sehingga aman untuk ditinggali.

Dan dalam kesehariannya mereka hang-out dan bekerja melalui internet. Atau mungkin mereka saling terhubung dengan menggunakan jaringan-jaringan rahasia yang super aman yang mereka desain sedemikian rupa. Sehingga mereka para alien tidak harus mengotori planet mereka dengan polusi kendaraan ataupun aktivitas fisik yang riskan penyakit seperti yang mewabah di Bumi.

Ingat selalu! Dunia bukan tempat yang aman untuk ditinggali, oleh karena itu ciptakan duniamu sendiri, bangun rumahmu sendiri, amankan dirimu dari bahaya!

Dan satu lagi,

Kenapa alam semestong yang indah ini ternyata berbahaya dan bisa mematikan? Kenapa dunia ini bukan tempat yang aman untuk ditinggali?

Ya bisa jadi karena dunia dan alam semestong ini diciptakan bukan untuk kita. A.k.a kita hanyalah remukan krupuk dan peyek yang merasa sok penting di alam semestong ini.

Lhah terus alam semestong diciptakan untuk siapa dong?

AUK DEH GELAP! NYIAHAHAHAHAAA

Udah ah, capek!!, makasih yo dah baca!. Dan selalu ingat!

Boleh keluar tapi didalam.

Didalam mana tuh?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s