AGENDA ELITE GLOBAL?

Kalo agenda arisan Ibu-ibu RT adalah plesiran atau pengajian, elite global punya agenda yang lain.

Saya sendiri tidak percaya dengan agenda-agenda elite global. Ya kalo orang-orang elite global nya sih saya percaya, mereka memang ada. Kan ada tuh pengusaha-pengusaha tajir dunia pada suka ngumpul makan bareng, diskusi bisnis bersama penguasa setempat.

Walaupun banyak orang bilang kalo elite global ini melakukan kejahatan untuk memperkaya diri dengan sengaja menyebar wabah penyakit lalu mereka menjual vaksin dengan harga mahal.

Ya gimana ya boy? kabar itu bisa saja benar, bisa saja salah. Lagipula dunia ini masih penuh misteri, lha wong orang-orang modern saja masih bingung menjawab pertanyaan ayam sama telur duluan mana kok!.

Persoalan semakin runyam dengan munculnya kaum Bumi Datar yang percaya bahwa kita semua sudah disesatkan dan dijauhkan dari Tuhan karena menganggap Bumi hanyalah satu titik kecil di alam semesta. Sehingga banyak orang menganggap dirinya tidak berharga, tidak terlalu penting sampai kehilangan kontrol diri.

Hal ini berbanding terbalik dengan orang-orang di Beverly Hills yang menganggap dirinya sebagai pusat semesta karena sudah bisa numpak Lamborghini, menenteng TAS KREMES *eh HERMES ditambah lifestyle jetset selangit itu bok! Awww!. Yaa! Mereka bisa melakukan itu semua BUKAN KARENA MEREKA ORANG TAJIR. Mereka bisa melakukan itu semua karena mereka adalah ORANG TAJIR AMERIKA.

Coba deh kamu pergi ke Luxembourg, Monaco atau Central London kamu tidak akan melihat pemandangan SEHEBOH Beverly Hills. Alasannya Karena Orang-orang Luxembourg dan Monaco LEBIH TAJIR dari orang Beverly Hills. Hmmm …

Lhoh kok jadi ngomongin tajir-tajiran gitu si bok? Lamborghini? Ferrari? Hermes? Oh tidaaaaa Jiwa Misqueen qu Can’t Relate !!!

Well, balik lagi ke pembahasan Bumi Datar dan Elite Global. Satu hal yang pasti, kehidupan ini akan terus berjalan. Mau kamu menganggap bumi ini datar kek, bulat kek, ada konspirasi kek, kehidupan ini tetap akan berjalan.

Mempercayai kalo elite global menipu kita semua melalui foto NASA bumi bulat dan sebagainya juga nggak ada gunanya. Anggap saja kita sedang berada di hutan rimba.

Sebagian manusia memang seperti serigala, tapi sisanya ada yang tertindas seperti ayam, sapi, domba dan mereka yang kuat selalu menekan yang lemah untuk mengikuti keinginan mereka. Jangan terlalu mencari keadilan di dunia ini lah! Santuy aja santuy!

Saya percaya selama Sunda Empire masih menguji coba senjata nuklir nya, keadilan tidak akan hadir di dunia ini! Hahahaha

Kecuali Sunda Empire sudah siap mem-bom nuklir elite global. Bom nuklir itu mereka taruh di SEPTIC TANK WC Elite Global lalu disaat Elite Global itu kebelet BOKER, maka terjadilah ledakan nuklir yang berbau tidak sedap!

DUAARRR !!! Para elite global itu tewas dengan mulut terisi bundaran-bundaran panjang PEMPEK LENJER berwarna gosong. Hahahaha hiiiiiii

Tapi kan nggak gitu juga keles!, lu kata gampang ngebunuh penguasa dunia? Terus kalo orang-orang super tajir yang berkuasa itu mati, kayanya dunia ga bakal jadi tempat yang lebih baik juga deh wkwkwk

Yang saya tangkap dari para pemercaya Bumi Datar dan teori konspirasi adalah mereka butuh suatu “Alternatif” dari sulitnya kehidupan mereka. Sebagian orang menonton video atau channel-channel YouTube Bumi Datar hanya sebagai hiburan saja. Setelah menonton, mereka tetap bekerja mencari uang untuk makan, minum dan semuanya terulang begitu saja.

Sebagai rakyat jelata, kita memang tidak punya kesempatan untuk mengetahui apalagi mengakses pengetahuan dari orang-orang super tajir itu. Kebanyakan orang tajir memang bersifat tertutup dan eksklusif untuk berbagi ilmu.

Nah makanya ada Universitas dan kampus yang menyediakan pengetahuan dan ilmu. Tapi siapa bilang semua orang yang kuliah bakal jadi orang super kaya? Kuliah itu hanyalah tangga pendek untuk memperbesar peluang kesuksesan. Paling pol juga akan berakhir menjadi budak perusahaan orang-orang kaya.

Karena meskipun kita mempunyai informasi dan pengetahuan yang sama dengan mereka, tetap saja kita tidak tahu bagaimana para orang kaya itu bergaul, cara mereka berbisnis dan cara mereka berkomunikasi yang mempengaruhi kesuksesan mereka.

Kadang saya berpikir kalau Tajir itu seperti tradisi turun-menurun. Kalo di keluargamu tidak ada tradisi tajir, maka ya bakal sulit untuk bisa tajir. Hmmm kejam amat 😦

Sama seperti tradisi-tradisi yang lain. Kalau di keluargamu tidak ada tradisi berburu, maka ya kamu tidak tahu gimana caranya berburu kan?. Belajar sih bisa, tapi kan butuh waktu lama untuk bisa sefasih mereka yang punya tradisi berburu.

Dan satu lagi, meskipun kita mempunyai ilmu yang sama dengan orang-orang super tajir elite itu, tetap saja jalannya bakal sulit.

Lhah sekarang mbok dilihat aja. Banyak tuh kampus bergengsi yang dulunya bersifat eksklusif dan tertutup, sekarang justru membagi-bagikan jurnal dan pengetahuan mereka ke publik. Tapi apakah dengan kita mempelajari dan paham tentang jurnal-jurnal itu kita bakal SESUKSES alumni-alumni kampus itu? KAN NGGAK JUGA!

Mungkin itulah kenapa biaya kuliah di kampus-kampus elit itu mahal, ya katanya sih karena RELASI nya yang mahal.

Tapi masa sih sebegitu sulitnya ya jadi orang super tajir ala elite global itu?

Ya kalo menurut saya sih sulit, gimana menurut pendapatmu?

Dan gimana tentang Agenda Elite Global? Apakah kalian percaya?

Tapi saya lebih yakin kalo Agenda arisan Ibu-Ibu lebih REMPONG ketimbang agenda Elit Global. Hahahaha

Salam Jempol Keceprit, PRIT !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s